Kehadapan insan yang aku sayang
bait aksaraku kian menghilang
larik bicaraku juga kian kecundang
hilang bersama kenangan semalam
kecundangan bersama kedatangan
angin bayu dan taufan.
Dan yang tinggal kini hanyalah
sisa-sisa memori hitam
dan cebisan darah - memerah
sepekat merahnya kelopak mawar berdarah
yang kian terbiar ... ,
layu dan kaku - terkulai di jiwaku.
Kelopak mawar itu - kian berdebu.
bacalah nota ini dengan hati yang terbuka
dan fahamilah setiap bait bicara
yang aku sisipkan ke dalamnya.
NDA*
Senin, 21 Januari 2013
Rabu, 24 Oktober 2012
sejarah GIZI
Prof. Soekirman: “Sudah
sejak lama saya mengamati ada kebingungan dan kekacauan di masyarakat
mengenai penggunaan istilah Gizi dengan istilah Nutrisi. Bahkan
akhir-akhir ini ada instansi pemerintah meragukan kata Gizi dalam suatu
dokumen pemerintah resmi, dan mengusulkan dipakai istilah nutrisi.
Perkembangan yang tidak sehat ini kalau dibiarkan dapat merusak
perkembangan Ilmu Gizi di Indonesia yang dirintis sejak tahun 1950 oleh
Bapak Gizi Indonesia, Prof.Poerwo Soedarmo (1904 – 2003) , yang juga
penyandang Bintang Maha Putra dibidang Ilmu Gizi (1992). Sebagai salah
seorang “saksi hidup” perkembangan ilmu gizi sejak tahun 1956 di
Indonesia sebagai mahasiswa dekat Prof.Poerwo Soedarmo sampai akhir
hayat beliau, dan sebagai pertanggungan jawab profesional saya di bidang
gizi publik (“public nutrition”), saya merasa perlu harus meluruskan
dan mempertegas status kata GIZI sebagai terjemahan resmi bahasa
Inggris “Nutrition”. Penjelasan saya ini sebagian sudah saya tulis dalam
buku saya “Ilmu Gizi dan Aplikasinya” yang diterbitkan oleh Direktorat
Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasionaltahun
1999/2000. Mudah-mudahan penjelasan saya ini bermanfaat untuk meluruskan
perkembangan sejarah Ilmu Gizi di Indonesia. Semoga.”
SEJARAH ASAL KATA /ISTILAH “GIZI” SEBAGAI TERJEMAHAN KATA INGGRIS “NUTRITION”
oleh : Prof. Soekirman
Guru Besar (Em.) Ilmu Gizi, Fakultas Ekologi Manusia,
IPB, Bogor/ Ketua Yayasan Kegizian untuk Pengembangan Fortifikasi Pangan
Indonesia (KFI)
Guru Besar (Em.) Ilmu Gizi, Fakultas Ekologi Manusia,
IPB, Bogor/ Ketua Yayasan Kegizian untuk Pengembangan Fortifikasi Pangan
Indonesia (KFI)
Istilah Gizi dan Ilmu Gizi baru dikenal
di Indonesia sekitar awal tahun 1950an, sebagai terjemahan kata ”
Nutrition” dan “Nutrition Science”. Meskipun belum resmi ditetapkan
oleh Lembaga Bahasa Indonesia, istilah Gizi dan Ilmu Gizi telah dipakai
oleh Prof.Djuned Pusponegoro, dalam pidato pengukuhannya sebagai guru
besar ilmu penyakit anak di Fakultas Kedokteran UI tahun 1952. Tahun
1955 , Ilmu Gizi resmi menjadi mata kuliah di Fakultas Kedokteran UI,
dan tahun 1958 secara resmi dipakai dalam pidato pengukuhan Prof.Poerwo
Soedarmo sebagai Guru Besar Ilmu Gizi pertama di Indonesia, di Fakultas
Kedokteran UI. Sejak itu sampai sekarang banyak Fakultas Kedokteran ,
Fakultas Pertanian , Fakultas Teknologi Pangan, Fakultas Kesehatan
Masyarakat telah mendirikan Bagian atau Departemen Ilmu Gizi. Tahun
1965 di Jakarta diresmikan Akademi Gizi dari Departemen Kesehatan, yang
sampai sekarang tersebar di hampir semua propinsi di Indonesia sebagai
Pendidikan Politeknis Kesehatan Jurusan Gizi .
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
(LIPI) sejak tahun 1958 memasukkan Ilmu Gizi dalam Kongres Ilmu
Pengetahuan Nasional (KIPNAS) pertama, dan selanjutnya sejak tahun 1973
tiap 4 tahun sekali LIPI menyelenggarakan Widyakarya Nasional Pangan
dan GIZI (WNPG) sampai tahun 2008. WNPG ke XI akan diadakan pada bulan
Nopember 2012 di Jakarta.
Pengesahan kata Gizi sebagai terjemahan
Nutrition dan Nutrition Science, dilakukan oleh Lembaga Bahasa Indonesia
UI, waktu itu dipimpin oleh alm. DR. Haryati Soebadio.
Alm. Prof.Poerwo Soedarmo, waktu itu
Direktur Lembaga Makanan Rayat , Departemen Kesehatan RI, dan diangkat
sebagai bapak Ilmu Gizi Indonesia, oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia
(PERSAGI), pada suatu hari tahun 1958 menugaskan 4 Mahasiswa tingkat
akhir (termasuk penulis) Akademi Pendidikan Nutritisionis-Ahli Diit ,
Bogor – yang tahun 1965 dirubah namanya menjadi Akademi Gizi, Jakarta –
, menghadap Direktur Lembaga Bahasa Indonesia, Fakultas Sastra, UI,
waktu itu di Jalan Diponegoro, Jakarta. Tujuannya untuk mendapat
petunjuk terjemahan yang benar dan ilmiah untuk kata Inggris
“Nutrition”, dan “Nutrition Science” kedalam bahasa Indonesia.
DR.Soebadio, menjelaskan tentang akar bahasa Indonesia kebanyakan dari
bahasa Arab dan Sanksekerta. Kata Inggris Nutrition dalam bahasa Arab di
sebut GHIZAI, dan dalam bahasa Sanksekerta SVASTAHARENA. Keduanya
artinya sama, makanan yang menyehatkan. Atas petunjuk tersebut
Prof.Poerwo Soedarmo memilih kata GIZI sebagai terjemahan resmi kata
nutrition, yang sejak tahun 1952 kata GIZI itu sudah dipakai
dikalangan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat. Sedang kata
SVASTAHARENA di pakai dalam lambang organisasi PERSAGI sampai sekarang.
Dalam Undang-Undang, istilah atau kata
GIZI telah resmi dipakai dalam 1). Undang-Undang no 7 tahun 1996
tentang Pangan (Pasal 1 no 13,14; Bab III Mutu Pangan dan Gizi, Pasal 27
: 1-4; dan 2) Undang-Undang no 36 tahun 1999 tentang Kesehatan , Bab
VIII tentang Gizi dan pasal 141.
Definisi Ilmu Gizi terus berkembang
sesuai dengan perkembangan ilmunya. Dalam kuliah-kuliah saya , Ilmu
Gizi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari ” Proses
Makanan sejak masuk mulut sampai dicerna oleh organ-organ pencernakan,
dan diolah dalam suatu sistem metabolisme menjadi zat-zat kehidupan
(zat gizi dan zat non gizi) dalam darah dan dalam sel-sel tubuh
membentuk jaringan tubuh dan organ-organ tubuh dengan fungsinya
masing-masing dalam suatu sistem, sehingga menghasilkan pertumbuhan
(fisik) dan perkembangan (mental) , kecerdasan, dan produktivitas
sebagai syarat dicapainya tingkat kehidupan sehat, bugar dan
sejahtera.”
Sedang ilmu gizi publik, yang saya
dalami, adalah ilmu gizi yang diaplikasikan untuk kesejahteraan publik
(masyarakat luas) dengan tidak saja mengkaitkannya dengan masalah
kesehatan masyarakat, tetapi juga dengan masalah-masalah ekonomi,
kemiskinan, pertanian, lingkungan hidup, pendidikan , kesetaraan gender,
dan masalah-maslah pembangunan manusia lainnya.
Secara pendek dan populer ilmu gizi sering diartikan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan makanan dengan kesehatan.
Secara pendek dan populer ilmu gizi sering diartikan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan makanan dengan kesehatan.
Kesimpulan:
Secara resmi sejak tahun 1952 kata atau
istilah GIZI, adalah istilah bahasa Indonesia yang baik dan benar
sebagai terjemahan istilah Inggris “Nutrition”. Dalam dokumen-dokumen
resmi tidak ada terjemahan lain kecuali kata GIZI. Kalaupun ada
terjemahan lain, apapun sebutannya, dapat dipastikan itu bukan bahasa
Indonesia resmi dan kebanyakan digunakan didunia bisnis dan periklanan.
SUMBER : Soekirman, Prof.PhD
(1999/2000), “Arti kata Gizi dan Definisi Ilmu Gizi”, dalam buku Ilmu
Gizi dan Aplikasinya, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen
Pendidikan Nasional, hal 5.
http://gizi.depkes.go.id/artikel/sejarah-asal-kata-istilah-gizi-sebagai-terjemahan-kata-inggris-nutrition-2/
Sabtu, 31 Desember 2011
Sabtu, 05 November 2011
05 nov 2011


idul adha kali ini
berjuta rasanya..
ya allah kangen bapak ibuk kelurga
terlalu kangen kanda sangaaattt
tak semangat... kndaaaaa...
hiks,,,pengend nangis,,,,,,,,,,,
sepiiii,,,,,,,
kanda,,,masih sangat lama kita akan bertemu.....
perpisahan ini belum sehari,,
tapi rasanya seabad,,, harus berapa lamalagi,,,hiks,,,
pemngen segera nikah yar kita gag pisah2 lagi
nyusul cacik yuuukkk nda...
gag ada salahnya kan nikah muda,,,,,,
kandaaaa,,, dinda kangeeennnnnnn kanda
Senin, 19 September 2011
mulai 4 hari kemaren bener2 melelahkan bagi dinda nda...
kenapa knda yang malah jahatin dinda
ya allah sayang.. begitu percayanya dinda ma pean,,
sekarang apa yang harus dinda lakukan....
sulit lagi membangun kepercayaan itu
sakiiiiddd,,, nda......
kenapa harus kanda??/
semua yang kanda katakan bohong....
dinda pikir pean berbeda dengan yang laen
begitu besar harapan dinda kepada pean nda
kini hancur sudagh
bagaimana dinda bisa yakin lagi ma pean??
dinda gag tw caranya....
kenapa knda yang malah jahatin dinda
ya allah sayang.. begitu percayanya dinda ma pean,,
sekarang apa yang harus dinda lakukan....
sulit lagi membangun kepercayaan itu
sakiiiiddd,,, nda......
kenapa harus kanda??/
semua yang kanda katakan bohong....
dinda pikir pean berbeda dengan yang laen
begitu besar harapan dinda kepada pean nda
kini hancur sudagh
bagaimana dinda bisa yakin lagi ma pean??
dinda gag tw caranya....
Minggu, 18 September 2011
KAnDAQUW
Sayang
yang dinda tahu
yang dinda tahu
Cinta tak pernah sesakit ini
Cinta tak pernah seperih ini
Nda
Yang aku minta tulus hatimu
Bukan kau curangi aku
Rasa yang ada didalam hati
Tangis yang ada saat kusendiri
ooohh....Inikah akhir kisah cintaku
Kisah bersamamu.....:(
Kau yang telah memilih aku
Kau juga yang sakiti aku
Kau putar cerita
Sehingga aku yang salah
Kau selalu permainkan wanita
Kau ciptakan lagu tentang cinta
Hingga semua tahu
Kau makhluk sempurna
Mungkinkah semua mereka tahu
Saat hatiku luluh kepadamu
Kau pergi dengan kisah yang dulu
Dan kusimpan di ketulusan hati
Langganan:
Postingan (Atom)

